pesantren tahfidz alquran mataqu
Santri ikhwan penghafal Alquran MataQu ketika berzikir setelah salat subuh

Gambaran ini tak seberapa, lebih terasa damainya bila langsung berada di antara mereka. Percaya? Buktikan sendiri!

Dingin menyentuh seluruh saraf tubuh. Membangunkan para calon keluarga Allah dari malam yang lelap.

Mereka bangun dari mati sesaat dengan asmaNya. Air wudu dibasuh ke sebagian anggota tubuh untuk bersujud pada Dzat Maha Tinggi

Wajah lugu yang bercahaya, aura terpancar, hasilkan ketenangan ketika kami memasuki masjid Pesantren Tahfidz Alquran MataQu.

Setelah salat subuh, tubuh mereka tak kembali ke ranjang. Melainkan mengajak mulut dan seluruh tubuh berzikir setelah salat, dilanjut dengan zikir pagi.

Wajah-wajah itu tertunduk, ada juga yang memandang ke depan mengikuti komando sang Ust. As’ad Humam, Lc. Seorang lulusan Mesir yang telah mendapatkan sanad tahsin dan tahfiz.

Apalagi ketika asmaul husna dibacakan, menggemalah seluruh isi ruangan ini. Lebih dari itu, para malaikat menaungi majelis-majelis yang di dalamnya digunakan untuk menuntut ilmu dan zikir padaNya.

Mereka—generasi penerus bangsa—semoga tak terpengaruh dengan kemelut dunia. Semoga mereka menjadi para mujahid dan mujahidah yang konsisten meninggikan agama Allah.

Pasti bangga, orangtua yang anak-anaknya menjadi para penghafal Alquran. Lantaran ia menjadi keluarga Sang Maha Kuasa.

Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah mempunyai ‘ahli’ dari kalangan manusia.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, siapakah mereka itu?” Baginda berkata, “Merekalah ahlu Alquran, yaitu ‘ahli’ Allah dan golongan pilihan-Nya.” (HR Ahmad dan Ibnu Majah).

Anda mau memiliki keluarga para penghafal Quran? Pesantren Tahfidz Alquran MataQu, bisa menjadi alternatif pilihan Anda!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here